Jangan Keseringan Malas Gerak, Anda Rentan Kena Parkinson di Masa Tua

Okezone
Biasakan bergerak agar tubuh selalu sehat. (Foto: Healthline)

Untuk menghilangkan gejala tersebut, kata dr Frandy, pasien akan melakukan beberapa tahap pengobatan. Langkah awal yakni diberikan obat oral setelah konsultasi dengan dokter saraf, pasien bisa disuntik botox ke dalam otot, sampai nantinya disarankan untuk operasi stimulasi otak.

Dalam jangka panjang, ketiga jenis pengobatan tersebut memang ada kurang dan lebihnya. Misalnya jika pasien diberikan obat-obatan tapi tidak efektif, harus dilakukan operasi stimulasi otak.

Operasi tersebut menjadi standar baku penyembuhan parkinson yang mempermudah kesembuhan pasien. Bahkan, tindakan ini sudah diakui Food Drug Administration Amerika Serikat sejak lama.

Spesialis Bedah Saraf Dr dr Made Agus Mahendra Inggas, SpBS menjelasakan, ketika pasien parkinson menjalani operasi stimulasi otak, sangat memungkinkan sel dopamin terangsang dengan baik. Setelah sel itu bekerja optimal, pengobatan dilanjutkan dengan obat-obatan agar lebih efektif.

"Pasien parkinson banyak yang berhasil melakukan operasi. Gejala-gejala seperti tremor, kekakuan otot, sampai sulit gerak itu hilang setelah dioperasi," kata dr Made.

Editor : Tuty Ocktaviany
Artikel Terkait
14 jam lalu

Cegah Stunting Sejak Dini, PT Pegadaian dan POGI Gelar Program Merdeka Stunting 2026 di 36 Kota Indonesia

2 hari lalu

Terapi Sel Imun Jadi Harapan Baru Lawan Kanker, Begini Cara Kerjanya

2 hari lalu

CRISPR Bukan Lagi Sekadar Eksperimen, Teknologi Edit Gen Kini Masuk Dunia Pengobatan

4 hari lalu

Apa Itu Haemolytic Anaemia, Penyakit Raja Norwegia Harald V sebelum Wafat?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal