Sebagai langkah sederhana, ia menyarankan untuk duduk santai, melonggarkan pakaian yang ketat, serta memberi waktu bagi tubuh untuk menyelesaikan proses pencernaan sebelum beristirahat.
“Kalau mengalami kondisi ini, coba duduk santai, longgarkan pakaian ketat dan jangan langsung rebahan,” katanya.
Meski umumnya jantung berdebar setelah makan dalam porsi besar merupakan respons fisiologis yang normal, masyarakat tetap perlu waspada terhadap gejala yang mengarah pada gangguan jantung serius.
Jika keluhan berdebar disertai nyeri dada hebat seperti diremas, rasa sakit menjalar ke punggung, lengan atau rahang, serta muncul meski hanya makan sedikit, kondisi tersebut sebaiknya tidak dianggap sepele dan memerlukan pemeriksaan medis segera.
“Kalau deg-degannya disertai nyeri dada kayak diremas, menembus ke punggung, apalagi walau cuma makan sedikit, segera ke IGD. Bisa jadi tanda otot jantung kurang oksigen,” pungkas dr. Cecep.
Dengan memahami penyebabnya, masyarakat diharapkan tidak panik saat mengalami jantung berdebar setelah makan banyak. Namun, mengenali tanda-tanda bahaya tetap penting agar kondisi yang lebih serius dapat ditangani sedini mungkin.