Jantung Berdebar dan Sesak Napas setelah Makan Banyak? Ternyata Ini Alasannya
Selain jantung berdebar, keluhan lain yang kerap muncul setelah makan berlebihan adalah napas terasa pendek atau sesak. Kondisi ini berkaitan dengan membesarnya lambung akibat terisi makanan dalam jumlah banyak.
Dalam dunia medis, kondisi tersebut dikenal sebagai gastric distension, yakni ketika lambung mengembang karena beban makanan yang berlebih. Letak lambung yang berada tepat di bawah diafragma membuat ruang gerak paru-paru menjadi lebih terbatas saat lambung membesar.
Akibatnya, paru-paru tidak dapat mengembang secara maksimal sehingga seseorang bisa merasa lebih sulit bernapas. Tak hanya itu, lambung yang terlalu penuh juga dapat memberikan tekanan pada saraf vagus, yaitu saraf yang memiliki hubungan langsung dengan berbagai organ penting, termasuk jantung.
“Napas pendeknya juga ada sebabnya. Lambung yang penuh mengembang, istilah medisnya gastric distension. Letaknya persis di bawah otot pernapasan kita. Jadi ruang paru-paru makin sempit. Ditambah lagi bisa ikut menekan saraf vagus, saraf yang punya jalur langsung ke jantung,” jelasnya.
Untuk mengurangi keluhan tersebut, dr. Cecep menyarankan masyarakat agar tidak langsung berbaring setelah makan kenyang. Posisi rebahan dapat meningkatkan tekanan pada rongga dada sekaligus memperbesar risiko naiknya asam lambung ke kerongkongan.