Kajian Ilmiah Ungkap Cara Kurangi Bahaya Penyakit Degeneratif lewat Layanan Telemedis

Vien Dimyati
Konsep harm reduction bisa kurangi permasalahan kesehatan (Foto: Institut catala de retina)

Mantan Direktur Riset Kebijakan dan Kerja Sama Badan Kesehatan Dunia (WHO), Profesor Tikki Pangestu berpendapat, penerapan pengurangan bahaya tembakau (tobacco harm reduction) juga dapat disampaikan melalui layanan telemedis.

Menurut Prof Tikki, produk tembakau alternatif telah terbukti secara kajian ilmiah memiliki risiko yang lebih rendah daripada rokok, seperti produk tembakau yang dipanaskan, rokok elektrik, maupun snus. Dengan demikian, kategori produk alternatif tersebut dapat menjadi solusi alternatif bagi pemerintah untuk menekan prevalensi perokok yang sudah mencapai 66 juta jiwa. 

“Produk ini harus dilihat sebagai inovasi untuk mengatasi epidemi merokok dan sebagai pelengkap intervensi yang ada seperti konseling, pengganti nikotin lainnya, maupun pendidikan," ujar dia.

Prof Tikki menambahkan, apoteker dan dokter dapat memainkan peran penting untuk mengatasi misinformasi serta meningkatkan pemahaman tentang produk tembakau alternatif yang telah menerapkan konsep harm reduction.

Ketua Koalisi Indonesia Bebas TAR, Ariyo Bimmo berharap, makin banyak pihak yang mendukung penerapan konsep pengurangan bahaya di Indonesia dengan memanfaatkan layanan telemedis.

“Kami berharap penerapan konsep yang didukung dengan layanan telemedis akan memudahkan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan sehingga mendorong perbaikan kesehatan publik, khususnya di masa pandemi ini," kata dia.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
21 hari lalu

Polda Metro Bongkar Lab Tembakau Sintetis di Gambir Jakpus, Pelaku Jualan di Medsos

26 hari lalu

Panas! Sarwendah Tantang Minola Sebayang Tunjukkan Bukti Valid Tes Kesehatan Ruben Onsu

29 hari lalu

Sulit Lepas, Pendekatan Ilmiah Bantu Perokok Dewasa Berhenti Merokok

1 bulan lalu

Terungkap! Ini Alasan Sarwendah Minta Ruben Onsu Cek Kesehatan sebelum Ketemu Anak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal