Kebiasaan Bangun Kesiangan Lewat Jam 08.00 Pagi Tingkatkan Risiko Kematian

Niko Prayoga
Dokter mengungkap penelitian yang menemukan adanya hubungan antara kebiasaan bangun terlalu siang dan peningkatan risiko kematian. (Foto: Ilustrasi AI)

Berkaitan dengan Ritme Sirkadian

dr Adam menjelaskan, waktu tidur dan bangun berkaitan erat dengan ritme sirkadian atau jam biologis tubuh. Ritme tersebut membantu mengatur berbagai fungsi tubuh, termasuk siklus tidur dan bangun.

Ketika pola tidur dan bangun terus bergeser, kondisi tersebut dapat berkaitan dengan sejumlah masalah kesehatan kronis. Dalam jangka panjang, berbagai masalah kesehatan tersebut dapat meningkatkan risiko komplikasi.

"Kebiasaan tidur tengah malam ini berhubungan dengan beberapa penyakit kronis, sehingga meningkatkan risiko kematian," ujarnya.

Selain bangun terlalu siang, penelitian yang dibahas dr Adam juga menemukan hubungan antara tidur setelah tengah malam dan peningkatan risiko kematian dari berbagai penyebab.

"Ada penelitian yang menganalisis kebiasaan tidur di Amerika Serikat. Nah ternyata hasilnya menarik, yaitu kebiasaan tidur setelah tengah malam (Jam 00:00) meningkatkan risiko kematian hingga 53 persen lebih tinggi," katanya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
30 hari lalu

Fakta-Fakta Mimpi Buruk di Pagi Hari Lebih Nyata dan Menakutkan

29 hari lalu

Sering Matikan Alarm Lalu Tidur Lagi di Pagi Hari? Dokter Ungkap Dampaknya pada Otak

30 hari lalu

Tidur Lagi 30 Menit Usai Bangun Bikin Mimpi Terasa Nyata? Ini Penjelasan Dokter

1 bulan lalu

Tangan Kebas hingga Sulit Digerakkan setelah Tidur, Kenali Gejala Saturday Night Palsy

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal