Kenali Apa Itu Stunting, Dampak pada Anak hingga Cara Pencegahan

Muhammad Sukardi
Inilah pengertian tentang apa itu stunting dan dampak pada anak, serta faktor risiko dan pencegahan. (Foto: Ilustrasi)

"Kekurangan gizi pada usia dini meningkatkan angka kematian bayi dan anak, menyebabkan penderitanya mudah sakit, dan memiliki postur tubuh tak maksimal saat dewasa," demikian keterangan dari Kemenkes.

Di sisi lain, Kepala BKKBN Dokter Hasto Wardoyo, SpOG, tengah gencar mengedukasi calon pengantin untuk mempersiapkan diri secara mental dan fisik.

Dia berharap, demi mencegah stunting, calon suami mengurangi kebiasan merokok jika masih merokok, lalu perbanyak konsumsi zinc agar sperma bagus. "Kalau mau menikah, laki-lakinya itu harus menyiapkan diri 75 hari, karena sperma dibuat selama 75 hari," kata dr Hasto.

Sementara itu, untuk calon istri, dr Hasto berpesan agar mengonsumsi asam folat, periksa hb (hemoglobin), dan minum tablet penambah darah."Biaya persiapan ini gak lebih dari Rp20 ribu," ujar dia.

Demikian pembahasan apa itu stunting disertai dampak pada anak, faktor risiko, dan pencegahan. Hal ini penting diketahui agar setiap calon orang tua lebih teredukasi soal stunting dan melahirkan generasi berkualitas.

Editor : Siska Permata Sari
Artikel Terkait
15 hari lalu

BGN Coret 1.653 Sekolah dari Penerima MBG, Layanan Difokuskan ke Wilayah 3T

21 hari lalu

Pramono Targetkan Angka Stunting di Jakarta Turun 3 Persen dalam 2 Tahun, Ini Strateginya

1 bulan lalu

Cegah Stunting Sejak Dini, PT Pegadaian dan POGI Gelar Program Merdeka Stunting 2026 di 36 Kota Indonesia

2 bulan lalu

Memprihatinkan, Prabowo Ungkap 1 dari 4 Anak Indonesia Alami Stunting

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal