JAKARTA, iNews.id - Vaksin human papillomavirus (HPV) diberikan sejak usia anak-anak bukan tanpa alasan. Selain untuk membangun perlindungan sejak dini terhadap virus penyebab kanker serviks, vaksinasi pada kelompok usia ini juga memiliki pertimbangan terkait efektivitas.
Direktur Imunisasi Direktorat Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Indri Yogyaswari, menjelaskan vaksin HPV yang diberikan pada anak usia 9–14 tahun cukup satu dosis, dengan efektivitas mencapai 88 persen.
"Kalau (vaksin HPV) diberikan (ke anak-anak perempuan) 9–14 tahun, itu cuma perlu satu dosis dan efektivitas mencapai 88 persen," ujar Indri dalam temu media virtual yang diinisiasi RCCE Indonesia dengan Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Kamis (29/10/2026)..
Sementara itu, vaksinasi pada kelompok dewasa membutuhkan lebih banyak dosis. Menurut Indri, pemberian vaksin HPV pada orang berusia 20 tahun ke atas memerlukan dua dosis dengan efektivitas mencapai 60 persen.
Perbedaan tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan sasaran program imunisasi HPV. Pemberian vaksin sejak anak-anak diharapkan membentuk perlindungan sebelum seseorang terpapar virus.