Pada orang dengan intoleransi laktosa, produksi enzim laktase tidak mencukupi untuk mencerna seluruh laktosa yang masuk. Akibatnya, sebagian laktosa tidak terpecah dan tidak terserap dengan baik di usus halus.
Praktisi kesehatan dr. Farhan Zubedi menjelaskan bahwa kekurangan enzim laktase membuat laktosa akhirnya mencapai usus besar.
"Hal itu terjadi karena di tubuh seseorang kekurangan enzim laktase yang seharusnya mengubah laktosa menjadi glukosa dan juga galaktosa. Kalau laktase ini tidak ada, berarti laktosa tidak bisa dicerna, maka akan sampai ke usus besar," ungkap dr. Farhan dalam laporan MilkLife,
Sesampainya di usus besar, laktosa yang tidak tercerna akan berinteraksi dengan bakteri yang memang hidup secara alami di saluran pencernaan. Bakteri tersebut kemudian melakukan fermentasi terhadap laktosa. Proses inilah yang menghasilkan gas.
Penumpukan gas di saluran pencernaan dapat membuat perut terasa penuh, begah, kembung, atau bergas. Pada sebagian orang, kondisi tersebut juga dapat disertai kram atau rasa tidak nyaman di perut.