Ketahanan Kesehatan Indonesia Menjadi Sorotan, 5 Hal Penting Ini Jadi Perhatian

Dani M Dahwilani
Sistem ketahanan kesehatan menjadi aspek penting dalam melindungi masyarakat dari berbagai ancaman penyakit, wabah, hingga pandemi.  (Foto: Ilustrasi AI)

Sementara itu, Ketua Pertasindo Dian Andriani Ratna Dewi menilai penguatan ketahanan kesehatan tidak cukup hanya dengan menambah fasilitas pelayanan atau menerapkan teknologi baru. Diperlukan ekosistem kesehatan yang mampu mengintegrasikan kualitas sumber daya manusia, pembiayaan berkelanjutan, ketersediaan material, pemanfaatan mesin dan teknologi, serta metode kerja yang sistematis.

Menurutnya, kelima elemen tersebut saling berkaitan sehingga penguatan satu aspek perlu diikuti dengan perbaikan aspek lainnya. Ketidakseimbangan dalam pemenuhan elemen tersebut berpotensi menghambat upaya membangun sistem ketahanan kesehatan yang mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Kelima elemen ini berkaitan satu sama lain, apabila mengabaikan salah satu elemen maka akan menggagalkan upaya mewujudkan sistem ketahanan kesehatan nasional yang memadai bagi masyarakat luas. Seluruh pemangku kepentingan harus bergerak bersama dan satu tujuan mensinkronisasikan kelima elemen tersebut demi mendukung keberlanjutan masa depan negara,” kata Dian.

Penguatan ketahanan kesehatan juga mencakup peningkatan kemampuan mendeteksi penyakit sejak dini, memperkuat sistem pemantauan wabah, menjamin ketersediaan obat dan alat kesehatan, serta meningkatkan kesiapan tenaga medis dalam menghadapi situasi darurat.

Di sisi lain, kemandirian industri kesehatan dalam negeri menjadi bagian penting untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor, terutama ketika rantai pasok global terganggu akibat krisis. Ketersediaan kebutuhan medis yang memadai dapat mendukung keberlangsungan pelayanan kesehatan saat terjadi peningkatan kebutuhan secara mendadak.

Pembangunan sistem ketahanan kesehatan membutuhkan koordinasi lintas sektor dan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan. Upaya tersebut tidak hanya bertujuan menghadapi krisis, tetapi juga memastikan masyarakat tetap memperoleh pelayanan kesehatan yang aman, berkualitas, dan berkelanjutan.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
2 hari lalu

4 Tips Menjaga Kesehatan Metabolik, Mulai dari Pola Makan hingga Kualitas Tidur

3 hari lalu

Apakah Kanker Paru Adenokarsinoma yang Diidap Paus Leo XIV Mematikan? Ini Penjelasannya

3 hari lalu

Paus Leo XIV Didiagnosis Kanker Paru Adenokarsinoma, Kini Dirawat di RS Roma

5 hari lalu

Demam pada Bayi Baru Lahir Tak Boleh Disepelekan, Harus Ditangani Dokter!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal