Kok Bisa Vape Tingkatkan Risiko Diabetes? Ini Penjelasan Medisnya

Binti Mufarida
Ilustrasi vape. (Foto: Ilustrasi AI)

Akan tetapi, faktor lain seperti pola makan, berat badan, aktivitas fisik, riwayat keluarga, serta kebiasaan merokok konvensional juga dapat memengaruhi risiko diabetes.

Hal ini penting karena sebagian pengguna vape juga merupakan perokok konvensional. Penggunaan keduanya secara bersamaan atau dual use dapat membuat hubungan antara vape dan risiko penyakit menjadi lebih sulit dipisahkan dari paparan rokok konvensional.

Karena itu, istilah 'meningkatkan risiko' lebih tepat dipahami sebagai adanya kemungkinan hubungan dengan gangguan metabolisme, bukan kepastian bahwa penggunaan vape akan berujung pada diabetes.

Temuan BRIN menjadi perhatian karena menyoroti kemungkinan dampak vape terhadap beberapa organ sekaligus. Arif mengatakan pemerintah akan melakukan kajian lebih lanjut dengan melibatkan Kementerian Kesehatan, Badan Narkotika Nasional (BNN), Kementerian Hukum, serta Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi.

Hasil riset dan naskah akademik nantinya akan menjadi bahan dalam pembahasan regulasi terkait vape.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
22 jam lalu

Warning! Vape Terbukti Merusak Paru hingga Berisiko Sebabkan Diabetes

2 hari lalu

BRIN Ungkap Hasil Uji Vape: 100 Persen Pengguna Kena Diabetes, 92 Persen Paru-Paru

6 hari lalu

Geger! Jule Posting Foto dan Endorse di Tengah Kasus Vape Narkoba

3 hari lalu

Kulit Bayi Mudah Iritasi, Dokter Ungkap Hal yang Perlu Diperhatikan saat Memilih Popok

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal