Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Warning! Vape Terbukti Merusak Paru hingga Berisiko Sebabkan Diabetes
Advertisement . Scroll to see content

Kok Bisa Vape Tingkatkan Risiko Diabetes? Ini Penjelasan Medisnya

Rabu, 30 September 2026 - 12:12:00 WIB
Kok Bisa Vape Tingkatkan Risiko Diabetes? Ini Penjelasan Medisnya
Ilustrasi vape. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

Untuk memahaminya, perlu mengenal terlebih dahulu fungsi insulin. Hormon yang diproduksi pankreas ini berperan membantu glukosa dari aliran darah masuk ke dalam sel untuk digunakan sebagai energi.

Ketika tubuh mengalami resistensi insulin, sel tidak merespons insulin secara optimal. Akibatnya, tubuh membutuhkan lebih banyak insulin untuk menjaga kadar gula darah tetap normal.

Dalam jangka panjang, kondisi tersebut dapat membebani sel beta pankreas yang bertugas memproduksi insulin. Jika kemampuan produksi insulin tidak lagi mampu mengimbangi kebutuhan tubuh, kadar gula darah dapat meningkat dan risiko diabetes tipe 2 ikut bertambah.

Nikotin menjadi salah satu hal yang mendapat perhatian dalam pembahasan mengenai hubungan rokok elektrik dengan metabolisme tubuh. Sejumlah penelitian eksperimental menunjukkan nikotin dapat memengaruhi sensitivitas insulin, metabolisme glukosa, serta fungsi sel beta pankreas.

Namun, bukan berarti setiap pengguna vape otomatis akan mengalami diabetes.

Bukti mengenai hubungan langsung antara vape dan diabetes pada manusia masih terus berkembang. Penelitian observasional memang menemukan kaitan penggunaan rokok elektrik dengan beberapa gangguan metabolisme, termasuk resistensi insulin dan pradiabetes. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut