Kurang Pengetahuan Jadi Pemicu Masalah Tumbuhnya Stunting di Indonesia

Siska Permata Sari
Direktur Indofood Axton Salim (tengah) memaparkan program Hidup Sehat Yuk!. (Foto: iNews.id/Siska Permata Sari)

JAKARTA, iNews.id - Stunting masih menjadi masalah gizi yang cukup serius di Indonesia. Bayangkan saja, menurut laporan yang diterbitkan oleh Bappenas dan UNICEF tahun 2013 menemukan 37 persen anak di bawah lima tahun (balita) mengalami stunting.

Jika diterjemahkan dengan angka terbaru, World Health Organization (WHO) mencatat sebanyak 7,8 juta dari 23 juta balita mengalami stunting di Indonesia. Artinya, ada sebesar 35 persen balita stunting, padahal batas toleransi stunting dalam suatu negara adalah 20 persen saja.

Menurut Prof. dr. Endang L. Achadi, MPH., Dr.PH, Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), salah satu faktor yang menyebabkan tumbuhnya kasus stunting di Indonesia adalah kurang informasi atau edukasi terkait masalah gizi di Indonesia.

"Jadi sebetulnya dari kesehatan masyarakat sendiri, mengetahui jika masalah utamanya adalah kurangnya edukasi soal gizi. Pengetahuan kurang, sikap juga kurang, praktiknya kemudian salah. Jadi, 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) ini masalahnya dari pengetahuan (yang kurang)," kata Dr. Endang di peluncuran program Hidup Sehat Yuk dari Indofood dan Ruangguru di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (22/7/2018).

Karena itu, dia mengapresiasi adanya program Hidup Sehat Yuk! dari kolaborasi antara Indofood dan platform edukasi Ruangguru. Di platform tersebut, masyarakat bisa mencari tahu seputar informasi kesehatan dan nutrisi melalui konten-konten digital.

Editor : Tuty Ocktaviany
Artikel Terkait
Health
12 hari lalu

Angka Anak Stunting di Indonesia Masih Tinggi, Butuh Perhatian Semua Pihak

Kuliner
2 bulan lalu

Menu Ayam Angkak Jadi Solusi Atasi Anemia, Ini Faktanya!

Bisnis
2 bulan lalu

Alfamart Perkuat Intervensi Gizi Anak pada 2026 dengan 510.000 Butir Telur

Health
5 bulan lalu

Bahlil Ternyata Pernah Busung Lapar, Penyakit Apa Itu?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal