JAKARTA, iNews.id - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan Sanur atau The Sanur mulai menghadirkan layanan bedah estetika berstandar internasional sebagai bagian dari pengembangan pariwisata kesehatan nasional. Kawasan ini dikembangkan PT Hotel Indonesia Natour (InJourney Hospitality), anak perusahaan PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney.
KEK Kesehatan Sanur diresmikan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto pada 25 Juni 2025 dan ditetapkan sebagai proyek strategis nasional. Kawasan ini dirancang sebagai ekosistem kesehatan terintegrasi yang menggabungkan layanan medis, fasilitas kebugaran, serta akomodasi pendukung pemulihan pasien.
Direktur Utama InJourney Hospitality, Christine Hutabarat, menyampaikan bahwa pengembangan KEK Sanur merupakan bagian dari upaya memperkuat layanan kesehatan di dalam negeri.
“Pengembangan KEK Sanur sebagai international health & wellness destination merupakan bagian dari pelaksanaan Proyek Strategis Nasional yang sejalan dengan visi untuk memperkuat kemandirian layanan kesehatan nasional, meningkatkan daya saing global, serta menekan arus devisa ke luar negeri akibat layanan medis di luar negeri,” ujar Christine Hutabarat dalam keterangan resminya, Rabu (14/1/2026).
Di kawasan ini beroperasi fasilitas medis bernama The Solitaire yang dikelola PT Bluecross Medika Internasional. Fasilitas tersebut menyediakan layanan bedah estetika dan estetika medis dengan melibatkan mitra klinik dari berbagai negara, termasuk Korea Selatan dan Brasil.
Christine menambahkan, kolaborasi dengan mitra internasional dilakukan untuk membangun ekosistem layanan kesehatan yang terintegrasi.