"Aorta itu adalah pembuluh darah paling besar di tubuh kita yang keluar dari jantung. Regurgitasi aorta itu sederhananya adalah ada bocor di aorta. Bayangkan jantung itu seperti pompa air, dan katup aortanya seperti pintu satu arah. Nah regurgitasi itu pintunya gak menutup rapat," ujarnya.
Ketika katup tidak menutup secara sempurna, sebagian darah yang sudah dipompa keluar dari jantung dapat mengalir kembali ke ruang jantung. Kondisi tersebut membuat jantung harus bekerja lebih keras untuk mempertahankan aliran darah ke seluruh tubuh.
"Akibatnya, setiap kali jantung beristirahat sejenak, sebagian darah yang sudah dipompa keluar malah bocor kembali ke dalam ruang pompa utama jantung," kata dr Adam.
Jika berlangsung terus-menerus dan tidak ditangani, beban kerja jantung yang meningkat dapat menyebabkan perubahan pada struktur dan fungsi jantung.
"Jadinya jantung harus bekerja lebih keras terus menerus, yang bisa berujung pada pelebaran jantung dan gagal jantung," kata dr Adam.