Mengenal External Counter Pulsation, Metode Terapi untuk Jantung

Siska Permata Sari
Biasakan olahraga agar jantung Anda selalu sehat. (Foto: Healthyheels)

Konsultan Kardiolog sekaligus Interventionist di Siloam Hospital Manado, Prof. Starry Rampengan dan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Prof. Budhi Setianto memaparkan bagaimana metode ECP bekerja melalui acara Breakfast Symposium SimakMed, Annual Scientific Meeting of Indonesian Heart Association 2018 di Jakarta.
Keduanya menjelaskan metode terapi ini telah beberapa kali diteliti dan terbukti memberikan manfaat bagi pasien penderita penyakit jantung, terutama gangguan angina.

"Peralatannya sendiri sudah di-approve dan aman, hanya ada indikasinya yang harus dilakukan penelitian lagi," kata Prof. Budhi ditemui iNews.id di The Ritz-Carlton Hotel, Jakarta, Minggu (22/4/2018).

Langkah menerapkan terapi ini, yakni melalui alat yang menempel pada tubuh penderita. Pasien diminta berbaring sebuah alas dan dipasangi manset mirip pengukur tekanan darah yang dipasang di bagian betis, paha, dan pinggul. Efeknya, proses ini memperlancar peredaran darah ke otot jantung, sehingga meningkatkan aliran darah dan mengurangi gejala angina.

"Proses ECP ini berlangsung 35 sesi, satu jam per hari dan selama lima hari per minggu," kata Prof. Budhi.

Umumnya, proses seperti ini memakan waktu hingga tujuh minggu terapi. Sementara hasil yang didapat dari terapi ini adalah penurunan gejala angina, peningkatan kualitas hidup, energi, dan mengurangi pemakaian obat-obatan.

Anda bisa menggunakan metode ini jika mengalami nyeri dada kronis dan tentu saja melalui rekomendasi dokter yang telah mengetahui riwayat penyakit Anda. Sementara itu, untuk langkah pencegahan penyakit jantung dan gangguan angina dapat dilakukan melalui exercise.

"Dengan olahraga lari cukup merangsang daripada vaskuler. Pencegahan tidak hanya olahraga, tetapi juga seimbang gizi, enyahkan rokok, kelola stres, ukur lingkar pinggang, dan berat badan," ucapnya.

Editor : Tuty Ocktaviany
Artikel Terkait
Health
10 hari lalu

Beef Tallow Kembali Populer, Waspadai Dampaknya bagi Kesehatan Jantung

Health
29 hari lalu

Sebelum Meninggal Dunia, Michael Bambang Hartono Berjuang Melawan PPOK gegara Merokok

Nasional
29 hari lalu

Riwayat Penyakit Michael Bambang Hartono sebelum Meninggal Dunia, Pernah Serangan Jantung!

Seleb
4 bulan lalu

Detik-Detik Ayah Gilang Dirga Meninggal Dunia Terungkap, Tutup Usia di Rumah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal