Mengenal Hantavirus yang Hebohkan China, Jangan Anggap Sepele

Siska Permata Sari
Biasakan istirahat cukup agar tidak terpapar virus. (Foto: Ilustrasi AFP)

JAKARTA, iNews.id - Dunia belum usai dengan virus corona baru (Covid-19), daratan China sudah kembali dihebohkan dengan hantavirus. Hal tersebut dimulai dari kabar seorang pria asal Provinsi Yunan yang meninggal dunia karena hantavirus atau virus hanta. Apa itu?

Rupanya, hantavirus bukanlah virus baru seperti Covid-19. Sebab, infeksi hantavirus pernah menjadi wabah di Amerika Serikat pada 1993.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), hantavirus adalah keluarga virus yang menyebar terutama oleh tikus dan dapat menyebabkan beragam sindrom penyakit pada manusia.

“Infeksi dengan hantavirus apa pun dapat menghasilkan penyakit hantavirus pada manusia. Hantavirus di Amerika dikenal sebagai hantavirus dan dapat menyebabkan hantavirus pulmonary syndrome (HPS),” demikian dikutip dari situs resmi CDC, Rabu (25/3/2020).

Tanda dan gejala

Berdasarkan informasi dari CDC, gejala akibat hantavirus dapat berkembang antara 1 dan 8 minggu setelah terpapar urin, kotoran, atau air liur dari tikus yang terinfeksi.

Editor : Tuty Ocktaviany
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

Hantavirus di Kapal Pesiar Atlantik: Haruskah Publik Panik?

Internasional
2 hari lalu

Ngeri! WHO Ungkap Wabah Mematikan Hantavirus di Kapal Pesiar, 3 Penumpang Tewas

Health
1 bulan lalu

Gejala Covid-19 Cicada yang Harus Diwaspadai, Demam hingga Sakit Tenggorokan

Nasional
1 bulan lalu

Covid-19 Varian Cicada Diprediksi Sudah Masuk Indonesia, Ini Kata Epidemiolog

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal