Mengenal Kejang Demam pada Anak yang Wajib Anda Tahu

Antara
Antisipasi ketika anak demam. (Foto: Ilustrasi Consumerreports)

"Kejangnya terjadi di dua sisi badan," kata dia.

Kejang demam sederhana tidak mengakibatkan kematian atau disabilitas intelektual.

Orangtua harus lebih waspada ketika buah hati mengalami kejang demam kompleks yang berlangsung lebih dari 15 menit, juga bila kejangnya hanya terjadi di satu sisi tubuh, serta berulang dalam kurun 24 jam.

Ada juga kejang demam khusus yang berlangsung lebih dari 30 menit. Anak harus mendapat pengobatan bila mengalami kejang demam dan epilepsi secara bergantian.

Pada kejang demam di atas 30 menit, ada risiko gangguan memori dan kerusakan minimal di otak, tapi tidak permanen. Ketika anak mengalami kejang demam kompleks, periksakan lebih lanjut ke dokter.

Penangangan kejang demam

Pertama, berilah minuman yang cukup kepada anak agar dia tidak mengalami dehidrasi sebab demam membuat cairan tubuh berkurang. Kedua, minumlah penurun demam seperti parasetamol atau ibuprofen dengan dosis yang sesuai dengan anak.

Editor : Tuty Ocktaviany
Artikel Terkait
Health
5 hari lalu

Waspada! Berat Badan Anak Sulit Naik Bisa Jadi Tanda Penyakit Jantung Bawaan

Health
5 hari lalu

Fakta Mengejutkan! Paparan Timbal Berlebihan pada Cat Rumah Bisa Ganggu Otak Anak

Health
29 hari lalu

Jangan Cium Bayi saat Lebaran, Dokter Ingatkan Risiko Penularan Virus Pernapasan!

Health
2 bulan lalu

Anak Demam Tinggi Mendadak di Musim Hujan, Waspada Demam Berdarah!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal