Menkes Akan Bereskan Program PPDS Anestesi Undip imbas Dokter Aulia Meninggal Bunuh Diri

Binti Mufarida
Menkes Budi Gunadi Sadikin angkat bicara soal kasus Dokter PPDS meninggal dunia (Foto: iNews.id/BintiMufarida)

Di sisi lain, Menkes memastikan pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian dalam mengusut tuntas kasus bunuh diri dokter PPDS Universitas Diponegoro ini. Dia pun sudah menerima beberapa informasi terkait kasus ini, salah satunya soal buku harian korban. 

"Kami sedang mengirim audit, karena ini sudah ada kematian. Kami juga bekerjasama dengan kepolisian setempat untuk melakukan pemeriksaan terhadap dokter yang bunuh diri ini," kata Menkes.

"Ada bukti catatan harian. Jadi, kami bisa melihat perkembangan moral kejiwaan dia seperti apa. Cukup detail ditulis di buku hariannya itu," ungkap Menkes menambahkan. 

Dari hasil investigasi menyeluruh itu, diharapkan kasus dapat terungkap seutuhnya. 

"Lewat hasil investigasi, nanti akan ter-confirm apakah hal ini (perundungan sampai menyebabkan kematian) benar-benar terjadi? Kalau benar terjadi, kami akan pastikan yang memperlakukan seperti ini akan diberikan sanksi tegas," ujar Menkes.

Selama proses investigasi dilakukan, Kemenkes meminta Undip agar menutup sementara program studi PPDS Anestesi. Dengan begitu, tidak ada lagi perilaku perundungan di lingkungan pendidikan, khususnya pada tenaga kesehatan.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
9 hari lalu

Prabowo Minta Pasien BPJS Dilayani Tanpa Dibeda-bedakan, Waktu Antrean Dipercepat

9 hari lalu

Menkes soal Warga Sulit Cari Obat Influenza: Nggak Bisa Sembarangan Diberikan, Malah Bahaya

14 hari lalu

8 Tentara AS Kru Gugus Tempur USS Abraham Lincoln Berusaha Bunuh Diri Selama Perang Iran

28 hari lalu

Kemenkes Ungkap Dampak Bunuh Diri, 1 Kasus Pengaruhi 30 Orang di Sekitar

28 hari lalu

Angka Bunuh Diri di Indonesia Terus Naik, Kemenkes Minta Jangan Menghakimi Korban

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal