Lebih lanjut, Prof Yunir menekankan pentingnya pencegahan sejak dini. Kesadaran terhadap faktor risiko harus dibangun sejak usia muda, mengingat diabetes kerap berkembang tanpa gejala di tahap awal.
"Pencegahan diabetes harus dimulai sejak dini dengan membangun kesadaran masyarakat terhadap faktor risiko. Skrining rutin menjadi langkah penting untuk mendeteksi kondisi sejak awal," jelasnya.
Dia menambahkan, deteksi dini melalui pemeriksaan kesehatan berkala dapat membantu menekan risiko komplikasi serius. Intervensi yang tepat sejak awal juga terbukti mampu mengendalikan perkembangan penyakit secara signifikan.
Tak hanya itu, upaya pengendalian diabetes juga membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak, mulai dari tenaga kesehatan, pemerintah, hingga sektor industri. Edukasi berkelanjutan dinilai menjadi fondasi utama dalam menekan angka kasus diabetes di Indonesia.
Dengan meningkatnya kasus pada usia muda, masyarakat diimbau untuk tidak lagi menganggap diabetes sebagai penyakit orang tua semata. Gaya hidup sehat dan pemeriksaan rutin menjadi langkah sederhana namun krusial untuk melindungi diri sejak dini.