Menurut dr Cecep, beberapa faktor dapat membuat pembuluh kapiler lebih mudah pecah. Di antaranya kulit yang menipis akibat paparan sinar matahari, kurangnya asupan vitamin C dan K, serta efek obat atau suplemen tertentu.
Jangan Diurut atau Dibalsem
Saat memar baru muncul, masyarakat disarankan tidak mengurut bagian tubuh tersebut. Penggunaan balsem atau bahan yang memberikan sensasi panas juga sebaiknya dihindari.
"Jangan dibalsem atau diurut. Panas memicu vasodilatasi (pelebaran pembuluh darah). Darah yang bocor justru makin deras dan memar makin luas," kata dr Cecep.
Sebagai langkah awal, kompres dingin dapat dilakukan terutama dalam 24 jam pertama. Kompres es selama 10-15 menit dapat membantu menyebabkan vasokonstriksi atau penyempitan pembuluh darah sehingga perdarahan di jaringan dapat berkurang.
"Solusi cepat atasinya, kompres es 10 - 15 menit 24 jam pertama, makan bonggol nanas. Es memicu vasokonstriksi (menyempitkan pembuluh) untuk stop pendarahan," ujarnya.