Nyeri Punggung pada Lansia Jangan Disepelekan, Waspada Tanda Patah Tulang Belakang

Niko Prayoga
Dokter Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi, Subspesialis Orthopedi Tulang Belakang Konsultan dari Siloam Hospital Mampang, dr. Dohar A.L Tobing, Sp.OT, Sp.OTB(K). (Foto: Niko Prayoga)

Salah satu tanda yang perlu diperhatikan adalah nyeri atau pegal yang terus berlangsung meskipun seseorang tidak sedang melakukan aktivitas fisik. Kondisi ini bisa membuat lansia kesulitan tidur atau merasa tidak nyaman meski sudah berbaring.

"Ketika seorang lansia mulai merasa pegal-pegal, baik pegalnya itu nggak terlalu mengganggu atau pegalnya itu juga bahkan tanpa gerak pun ada pegal, ada nyeri. Artinya dia berbaring atau dia tidur, susah tidur, kok rasanya pegalnya enggak hilang-hilang. Nah, itu mesti waspada," katanya.

Dokter Dohar menjelaskan, salah satu kondisi yang perlu diwaspadai adalah patah ruas tulang belakang akibat osteoporosis. Pada orang dengan kepadatan tulang yang sudah berkurang, kerusakan atau patah tulang bisa terjadi secara perlahan sehingga tidak selalu disadari sejak awal.

Bahkan, sebagian lansia baru memeriksakan diri ketika kondisi tulang belakang sudah mengalami perubahan cukup parah. Ruas tulang belakang yang semula memiliki struktur normal bisa mengalami penekanan hingga menjadi pipih atau remuk.

"Misalnya ada patah ruas tulang belakangnya karena pada orang-orang tua di mana tulangnya sudah mulai keropos, itu patah terjadi pelan-pelan. Pelan-pelan, nyeri-nyeri nanti begitu memeriksakan diri, ruas tulang belakangnya sudah flat, sudah remuk lumayan ekstrem," tuturnya.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
4 jam lalu

Waspada! Tubuh Makin Bungkuk dan Pendek Bisa Jadi Tanda Osteoporosis

9 hari lalu

Apakah Kekurangan Vitamin D Berisiko Osteoporosis? Dokter Bongkar Faktanya!

9 hari lalu

Osteoporosis Tak Hanya Hantui Lansia, Usia 20-an Sudah Harus Waspada!

7 jam lalu

Mengenal Sukralosa dan Neotam, Pemanis Buatan yang Viral gegara Kasus Stevia Lokal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal