Partikel Kabut Asap 30 Kali Lebih Kecil dari Rambut, Bisa Bikin Pertahanan Paru Lumpuh

Niko Prayoga
Partikel halus yang terkandung di dalam asap juga dapat masuk jauh ke dalam paru-paru dan mengganggu sistem pertahanan alami tubuh. (Foto: Ilustrasi AI)

“Zat racun pada partikel asap melemahkan kemampuan sel ini menangkap kuman yang telanjur masuk. Sampai di sini, paru sudah kehilangan dua lapis pertahanannya. Kuman yang biasanya bisa diatasi tubuh mendapat ruang untuk berkembang, dan pneumonia pun terjadi,” katanya.

Pneumonia sendiri merupakan infeksi pada kantong udara paru-paru atau alveoli. Pada kondisi tersebut, alveoli yang seharusnya berisi udara dapat terisi cairan atau nanah sehingga proses pertukaran oksigen terganggu.

Prof Erlina menambahkan, kabut asap tidak secara langsung menjadi kuman penyebab pneumonia. Namun, paparan asap dapat melemahkan pertahanan paru sehingga mikroorganisme penyebab infeksi lebih mudah berkembang.

Risiko tersebut juga tidak sama pada setiap orang. Anak-anak, lansia, serta orang dengan asma, PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronis), atau penyakit jantung termasuk kelompok yang perlu lebih waspada ketika terpapar kabut asap.

“Kuman itu tidak berdampak sama pada setiap orang. Yang paling perlu diperhatikan adalah anak-anak, lansia, serta mereka dengan asma, PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronis), atau penyakit jantung. Daya tahan paru mereka lebih terbatas, sehingga gangguan ringan pun bisa cepat memberat,” katanya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
15 jam lalu

Cak Imin Hadirkan Rumah Bebas Asap di Pekanbaru Jelang Hari Santri 2026

17 jam lalu

Kepala BNPB Desak Pelaku Pembakaran Lahan Ditindak: Percuma Kerja Keras Selama Ini

19 jam lalu

Kepala BNPB Kristomei Minta Penanganan Karhutla di Sumsel Dievaluasi, Soroti Efektivitas Operasi

20 jam lalu

Asap Karhutla Ganggu 2.458 Penerbangan, Meluas hingga Sulawesi dan Maluku

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal