Pasien Kanker Payudara Kebanyakan Telat Terdeteksi gegara Alasan Ini

Syifa Fauziah
Angka deteksi dini kanker payudara di Indonesia masih sangat sedikit. (Foto: iStock)

"Hambatannya adalah hambatan psikologis. Bagaimana sulitnya mengajak, walau sudah oleh bidan, mereka tidak mau diperiksa. Alasannya sangat manusiawi, 'kalau positif bagaimana?'," ujar Prof Aru dalam konferensi pers A2KPI, baru-baru ini. 

Hal senada juga disampaikan Dokter Spesialis Onkologi Radiasi sekaligus Koordinator Pelayanan Kanker Terpadu RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo (PKaT RSCM), Prof. Dr. dr. Soehartati Argadikoesoema Gondhowiardjo, Sp.Rad (K),Onk.Rad bahwa kanker payudara dapat dikontrol bila ditemukan dan diobati dengan benar dalam keadaan dini, juga dengan hasil kosmetik yang lebih baik. 

“Deteksi dini dan terapi yang tepat sangat penting. Jangan percaya pada terapi yang tidak berbasis bukti,” ungkapnya.

Respons Kemenkes Kasus Kanker Payudara Masih Tinggi

Di sisi lain, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi, M.Epid, mengatakan, melihat tingginya angka kanker payudara di Indonesia menjadi perhatian serius bagi pemerintah. Untuk itu, pemerintah membuat Rencana Aksi Nasional (RAN) Kanker Payudara 2024-2034.

RAN Kanker Payudara adalah strategi nasional untuk menurunkan beban penyakit kanker payudara dan mencapai target penurunan angka kematian akibat kanker payudara sebesar 2.5% per tahun sebagaimana ditetapkan oleh WHO melalui Global Breast Cancer Initiative.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
3 hari lalu

Kemenkes Integrasikan Tracing TB dengan Cek Kesehatan Gratis, Masyarakat Dapat Pemeriksaan dan Edukasi Pencegahan

5 hari lalu

Stadion Utama GBK Berwarna Pink Sepanjang Oktober 2026, Ini Maknanya!

8 hari lalu

Sah! Syarat Kecukupan SKP Dokter Resmi Turun, dari 250 Jadi 160 per 5 Tahun

12 hari lalu

41 Persen Anak Indonesia Alami Gigi Berlubang, Kemenkes Siapkan Detektif Gigi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal