Pemerintah Jamin Ketersediaan Vaksin Difteri

Nanang Wijayanto
Menteri Kesehatan Nila Moeloek menjamin ketersediaan dan keamanan vaksin difteri. (Foto: Okezone)

Menkes menyatakan bahwa Biofarma sudah lebih dari satu abad berkiprah dalam pengembangan vaksin untuk pencegahan penyakit. Apalagi kualitas dan keamanan produknya telah diakui oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan dipergunakan tidak hanya di Indonesia, namun diekspor ke 130 negara, termasuk ke 57 negara islam, salah satunya Saudi Arabia.

"Apa yang kita sama-sama sudah lihat, jelas sekali membuat vaksin itu sangat tidak sembarangan", ujar Menkes.

Hal tersebut diperkuat dengan pernyataan Dirut Biofarma Juliman yang menyatakan bahwa semua vaksin yang diproduksi Bio Farma untuk program ORI, program imunisasi nasional dan ekspor, sangat terjamin kualitas, keamanan, dan khasiatnya.

"Seluruh vaksin yang diproduksi Bio Farma, telah melewati seragkaian pengujian yang ketat, untuk mendapatkan release (ijin edar) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM). Bahkan untuk dapat mengekspor vaksin, produk Bio Farma harus diaudit oleh WHO," katanya.

Ia menambahkan, Biofarma terus berkomitmen akan memprioritaskan pemenuhan kebutuhan dalam negeri, sehingga permintaan ekspor dapat dinegosiasi ulang setelah kebutuhan dalam negeri terpenuhi. Pengalihan pasokan ekspor hanya diperuntukkan bagi vaksin yang mengandung difteri saja.

Editor : Nanang Wijayanto
Artikel Terkait
Internet
5 tahun lalu

Pemerintah Sediakan Chatbot WhatsApp untuk Registrasi Vaksin Covid-19, Ini Nomornya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal