Penambangan Emas Tanpa Izin dan Bahaya Keracunan Merkuri yang Mengintai

Siska Permata Sari
Waspadai bahaya mercuri. (Foto: iNews.id/Siska Permata Sari)

Lokasi paparan merkuri oleh penambangan emas ilegal di daerah Sumbawa Barat sendiri terjadi di kawasan Taliwang, Brang Rea, dan Seteluk.

"Sungai Kecamatan Brang Rea mulai tercemar merkuri dan sianida dari hulu ke hilir. Zona hilir mulai tercemar HG dengan kadar 0,023 MG/L yang melebihi baku mutu yang hanya 0,005 mg/l," kata dia.

Sementara itu, terkait emisi merkuri, di Indonesia mencapai 57 persen yang asalnya dari penambangan emas ilegal atau dua kali lipat angka produksi emas nasional. Hal tersebut diungkapkan Yuyun Ismawati dari Nexus3 Foundation yang sebelumnya dikenal sebagai BaliFokus Foundation berdasarkan data dari Global Mercury Assessment 2013.

"Mitosnya penambang di Indonesia itu, tambah merkuri agar bisa tambah dapat emasnya. Sehingga penggunaan merkuri di penambangan bisa dua kali lipat dari produksi emasnya," kata Yuyun di acara diskusi yang sama.

Pelepasan zat merkuri tersebut paling besar adalah udara, kemudian air dan tanah, sehingga potensi terpapar merkuri bagi masyarakat yang tinggal dekat penambangan sangat tinggi. Paparan merkuri inilah yang kemudian menimbulkan sejumlah masalah kesehatan.

Di Sumbawa Barat, beberapa masalah kesehatan yang sering ditemukan di wilayah penambangan ilegal di antaranya gangguan pada ginjal, paru-paru, jantung, syaraf, kejang, demam tinggi hingga cacat lahir bagi ibu hamil yang tinggal di sekitar tambang atau terlibat dalam proses penambangan.

Editor : Tuty Ocktaviany
Artikel Terkait
23 jam lalu

Jangan Cuma Diet dan Olahraga, Kurang Tidur Ternyata Bisa Bikin Lemak Perut Bertambah

1 hari lalu

Apa Itu Cetirizine, Obat Alergi yang Disalahgunakan untuk Kencangkan Miss V?

1 hari lalu

Geger! Obat Alergi Cetirizine Disalahgunakan untuk Mengencangkan Miss V

2 hari lalu

Jangan Dianggap Sepele, Kurang Tidur Ternyata Bisa Picu Hipertensi pada Anak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal