Penambangan Emas Tanpa Izin dan Bahaya Keracunan Merkuri yang Mengintai

Siska Permata Sari
Waspadai bahaya mercuri. (Foto: iNews.id/Siska Permata Sari)

JAKARTA, iNews.id - Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Indonesia membawa sejumlah dampak buruk untuk berbagai sektor, mulai dari lingkungan, sosial hingga kesehatan. Hal ini tak lepas dari peran merkuri pada proses PETI atau penambangan ilegal tersebut.

Ada beberapa titik lokasi PETI yang telah terdampak oleh paparan merkuri tinggi di Indonesia. Salah satunya adalah daerah Sumbawa Barat, yang sungai, bahan pangan, hingga ternak telah terkontaminasi oleh merkuri.

"Pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh merkuri dan sianida di kabupaten sudah sangat masif, di mana pencemaran dilakukan mulai dari hulu hingga hilir sungai Kabupaten Sumbawa Barat," kata Ketua LSM Barma Fauzan Azima di acara diskusi bilangan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Jumat (2/8/2019).

Dia menjelaskan, pencemaran lingkungan oleh merkuri dan sianida yang digunakan pada proses penambangan ilegal tersebut terjadi sejak 2010. Dia menyebut, kebutuhan merkuri di Sumbawa Barat mencapai angka 6,9 ton per bulan dan 20 ton  sianida per bulan.

"Keberadaan PETI di Kabupaten Sumbawa Barat ini sudah memberikan dampak negatif, mulai dari kerusakan hutan, pencemaran air sungai, tanaman pangan, hewan ternak, dan tren penyakit akibat merkuri dan sianida," kata Fauzan.

Editor : Tuty Ocktaviany
Artikel Terkait
20 jam lalu

58 Tahun Lawan DBD, Kenapa Penyakit Ini Tak Kunjung Hilang dari Indonesia?

15 jam lalu

Menkes Budi Soroti Layanan LVAD di Indonesia, Tak Ingin Hanya Terpusat di Jawa

20 jam lalu

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Kemenkes Siapkan Nebulizer hingga Obat Tetes Mata di Puskesmas

17 jam lalu

Tak Hanya Saluran Napas, Abu Vulkanik Anak Krakatau Membahayakan Mata hingga Kulit!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal