Peneliti Covid-19 Angkat Suara tentang Temuan Obat Herbal Hadi Pranoto

Siska Permata Sari
Kemenkes ungkap obat dan vaksin Covid-19 harus lewati uji ilmiah. (Foto: Antara)

Apalagi, sambung dia, jika vaksin atau obat tersebut bukan dikeluarkan secara resmi atau dibenarkan oleh instansi berwenang seperti BPOM, Kemenkes, Kemenristek/BRIN atau kementerian dan lembaga pemerintah lainnya.

Dia menjelaskan, Kemenristek/BRIN melalui Konsorsium Riset dan Inovasi Untuk Percepatan Penanganan Covid-19 juga tidak pernah memberikan dukungan uji klinis obat herbal produksi Bio Nuswa yang diakui oleh Hadi Pranoto dan telah diberikan kepada pasien di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet.

“Setiap pelaksanaan uji klinis harus mendapatkan persetujuan pelaksanaan uji klinis seperti oleh BPOM dan ethical clearance yang dikeluarkan oleh Komisi Etik,” katanya.

Hal yang sama diungkapkan pihak Kementerian Kesehatan RI. Plt Kabadan Litbangkes Kemenkes RI, dr Slamet, MHP, mengatakan, pembuatan vaksin atau obat harus melalui proses uji ilmiah dan izin edar.

“Hingga saat ini belum ada satu negara atau lembaga mana pun di dunia yang sudah menemukan obat atau vaksin yang spesifik bisa menanggulangi Covid-19,” ujarnya.

Dia memaparkan, saat ini pasien Covid-19 dirawat dengan terapi dan obat yang sifatnya suportif yang bertujuan untuk meningkatkan imunitas tubuh seseorang sehingga bisa melawan virus baru tersebut.

“Kepada seluruh pihak, khususnya tokoh publik, kami harap dapat memberikan pencerahan tentang Covid-19 kepada masyarakat dan bukan sebaliknya menimbulkan pro-kontra,” ucap dia.

Editor : Tuty Ocktaviany
Artikel Terkait
23 jam lalu

Kemenkes Ungkap 34.961 Anak dan Remaja Terindikasi Depresi, Kenali Gejalanya

1 hari lalu

Kasus Gangguan Jiwa Anak dan Remaja di Indoensia 1,6 Kali Lebih Tinggi

1 hari lalu

Darurat Kesehatan Mental, Kemenkes Ungkap Usia 11-17 Tahun Rentan Percobaan Bunuh Diri

1 hari lalu

Mengejutkan! Kasus Percobaan Bunuh Diri Pelajar di Indonesia Naik 2,7 Kali Lipat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal