Dia mengingatkan, pasien tidak boleh menghentikan pengobatan hanya karena merasa kondisi tubuhnya sudah membaik. Gejala yang mereda tidak selalu berarti bakteri penyebab TBC telah teratasi sepenuhnya.
Pengobatan yang tidak tuntas juga dapat meningkatkan risiko bakteri menjadi kebal terhadap obat tertentu. Kondisi yang disebut resistansi obat ini dapat membuat pengobatan lebih rumit dan membutuhkan penanganan khusus.
Selain berdampak pada kondisi pasien, TBC yang belum ditangani secara efektif juga berpotensi terus menular, terutama jika penderita masih mengalami TBC aktif yang menular melalui udara.
Pentingnya Menuntaskan Pengobatan TBC
Pemerintah terus berupaya meningkatkan penemuan kasus TBC agar pasien dapat segera memperoleh diagnosis dan pengobatan yang tepat. Langkah ini menjadi bagian penting untuk mengendalikan penularan penyakit di masyarakat.
Budi mengungkapkan, estimasi insiden TBC di Indonesia mulai menunjukkan tren penurunan dalam dua tahun terakhir. Meski demikian, upaya pengendalian masih menghadapi tantangan karena sebagian kasus belum terdeteksi.