Polusi Udara Jakarta Masuk Jajaran Terburuk di Dunia, Work From Home Bisa Jadi Solusi?

Melati Pratiwi
Giffar Rivana
Polusi udara di Jakarta kian memburuk dan ancam kesehatan, work from home bisa jadi solusi? (Foto: Ilustrasi)

"Dalam suatu penelitian, penerapan empat hari bekerja justru menunjukkan adanya peningkatan produktivitas kerja, meningkatkan moral karyawan, hingga pengalaman kerja yang lebih baik. Ini kan positif," kata Prof Zubairi.

Perlu diketahui, Indonesia sampai saat ini masih menetapkan lima hari atau bahkan enam hari kerja. Tapi, di Jepang, sistem empat hari kerja sudah diterapkan sebagai bentuk dukungan kesehatan karyawan, waktu untuk keluarga, serta kehidupan sosial.

Jepang bukan satu-satunya di dunia yang menerapkan aturan tersebut, melainkan juga Selandia Baru, Islandia, Belgia, dan Jerman. Walaupun, Prof. Zubairi menjelaskan, sistem bekerja seperti ini mungkin tidak bisa diterapkan untuk semua bidang pekerjaan, terutama restoran atau rumah sakit.

Tapi, solusi gabungan antara WFH dan empat hari kerja, kata dia, dapat menangani polusi udara yang kian memburuk, sehingga patut untuk dipertimbangkan di Indonesia.

"Khususnya di kota-kota besar untuk tujuan yang juga besar; kesehatan karyawan, produktivitas, work-life balance, dan kualitas udara yang lebih baik," ujar dia.

Editor : Siska Permata Sari
Artikel Terkait
11 hari lalu

Pramono Ungkap Biang Kerok Polusi di DKI: dari Luar Jakarta

11 hari lalu

Pramono Akui Sulit Atasi Polusi Jakarta, Sebut Industri yang Pakai Batu Bara Jadi Biang Kerok

14 hari lalu

Tips Tetap Aman Beraktivitas di Tengah Ancaman Polusi, Wajib Baca!

14 hari lalu

Polusi Udara Tidak Hanya Ganggu Pernapasan, Ini Bahayanya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal