Polusi Udara Tidak Hanya Ganggu Pernapasan, Ini Bahayanya!

Muhammad Sukardi
Ilustrasi polusi udara di Jakarta. (Foto: Aldhi Chandra)

Namun, persoalannya tidak hanya soal napas.

Dokter Ngabila menegaskan, paparan polusi udara dalam jangka panjang juga dikaitkan dengan meningkatnya risiko penyakit kardiovaskular, seperti penyakit jantung dan stroke, serta gangguan pada fungsi paru.

Artinya, seseorang yang terlihat sehat dan tidak memiliki keluhan pernapasan sekalipun tetap perlu memperhatikan kualitas udara, terutama jika sehari-hari banyak melakukan aktivitas di luar ruangan.

Polusi dan Cuaca Panas Jadi Kombinasi yang Perlu Diwaspadai

Disampaikan dr Ngabila, risiko tersebut dapat semakin perlu diperhatikan ketika polusi udara terjadi bersamaan dengan cuaca panas dan kering.

Dalam kondisi seperti ini, tubuh menghadapi dua tekanan sekaligus, yakni paparan panas dan polutan di udara. Konsentrasi polutan juga dapat lebih mudah meningkat ketika kondisi atmosfer mendukung penumpukan polusi.

"Masyarakat diimbau agar tidak perlu menunggu sampai muncul keluhan seperti batuk atau sesak untuk mulai mengurangi paparan," katanya.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
2 hari lalu

Ibu Hamil Jauhi Polusi! Paru-Paru Janin Bisa Terganggu hingga Dewasa

2 hari lalu

Warning! Polusi Udara Terbukti Sebabkan ISPA hingga Ganggu Paru-Paru Anak

6 hari lalu

Pramono Akui Polusi Jakarta Sangat Memprihatinkan, Beberkan Penyebabnya!

21 jam lalu

Kanker Bukan Akhir Segalanya, Dukungan Keluarga dan Komunitas Bisa Bangkitkan Harapan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal