“Kalau memang kita siap, boleh. Tapi kalau enggak siap, lebih baik jangan iseng-iseng berhadiah. Bahaya,” ujar Jeffry.
Dia menjelaskan, hasil tes genetik juga tidak boleh dimaknai secara berlebihan. Seseorang yang memiliki mutasi genetik terkait peningkatan risiko kanker belum tentu akan mengalami penyakit tersebut.
Sebaliknya, hasil tes yang tidak menemukan mutasi pada gen yang diperiksa tidak serta-merta menjamin seseorang bebas dari kanker. Jeffry mencontohkan, ada orang yang tidak memiliki mutasi pada gen yang diuji, tetapi tetap mengalami kanker.
Karena itu, pemeriksaan genetik perlu disertai konsultasi dengan tenaga medis. Pasien perlu mendapatkan penjelasan mengenai manfaat, keterbatasan pemeriksaan, arti hasil tes, serta langkah lanjutan yang dapat dilakukan.
“Yang penting edukasi, yang penting konsultasikan dululah kalau pemeriksaan-pemeriksaan,” ujar Jeffry.