Tak hanya membatasi aktivitas, ibu hamil juga perlu mengenali tanda-tanda yang membutuhkan pemeriksaan medis. Dr. Fajar meminta calon ibu segera mencari pertolongan jika mengalami kontraksi yang muncul berulang atau terdapat dugaan cairan ketuban merembes.
"Kemudian kalau sudah mulai muncul kenceng-kenceng 15 menit sekali atau keputihan atau ketubannya rembes, celana dalamnya basah sendiri kayak ngompol, langsung ke dokter cari pertolongan untuk konsultasikan," ucapnya.
Dengan riwayat keguguran, bukan berarti ibu hamil harus berhenti bergerak dan berolahraga sepenuhnya. Namun, intensitas serta jenis aktivitas perlu disesuaikan dengan kondisi kehamilan dan sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu kepada dokter kandungan.
Jika muncul gejala yang tidak biasa selama kehamilan, pemeriksaan medis perlu segera dilakukan. Langkah tersebut penting agar kondisi ibu dan janin dapat dipantau secara tepat.