Selain menjaga pola makan dan kecukupan cairan, pemantauan kondisi kesehatan secara berkala juga penting dilakukan. Pemeriksaan kadar asam urat, gula darah, dan kolesterol dapat membantu seseorang mengetahui perubahan kondisi tubuh lebih dini.
" Cek asam urat rutin juga bantu biar ketahuan lebih awal kalau naik. Sekarang asam urat, gula darah, kolesterol bisa dicek sendiri di rumah, dicatat biar kelihatan trennya," katanya.
Meski demikian, pemeriksaan mandiri menggunakan alat tes hanya membantu memantau kadar zat tertentu dalam darah dan tidak dapat memastikan keberadaan batu ginjal. Diagnosis batu ginjal memerlukan pemeriksaan medis sesuai indikasi, termasuk melalui ultrasonografi (USG) atau CT scan.
dr. Cecep mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan urine jernih sebagai satu-satunya patokan kesehatan ginjal. Kecukupan cairan tetap penting, tetapi faktor lain, seperti tingkat keasaman urine dan kondisi metabolisme tubuh, juga perlu diperhatikan untuk mengurangi risiko pembentukan batu ginjal.