Prof Dante mengatakan Indonesia saat ini menghadapi double burden atau beban ganda masalah gizi. Di satu sisi, pemerintah masih berupaya menekan angka stunting pada anak, sementara di sisi lain kasus obesitas terus meningkat terutama pada kelompok dewasa.
“Artinya, kita menghadapi dua masalah sekaligus, yaitu masih adanya kekurangan gizi dan meningkatnya kelebihan gizi,” ujarnya.
Dia mengingatkan masyarakat untuk mulai menerapkan pola hidup sehat dengan memperhatikan asupan makanan, rutin melakukan aktivitas fisik, serta memantau kondisi kesehatan secara berkala.
Selain perubahan gaya hidup, deteksi dini juga menjadi langkah penting untuk mencegah dampak obesitas terhadap kesehatan. Melalui Program Cek Kesehatan Gratis (CKG), masyarakat dapat mengetahui faktor risiko penyakit sejak awal.
“Jangan hanya mengandalkan gejala. Justru penyakit-penyakit yang paling berbahaya sering kali tidak bergejala. Dengan cek kesehatan gratis, faktor risikonya bisa diketahui lebih awal sehingga lebih mudah ditangani,” katanya.
Menurut Prof Dante, upaya pencegahan obesitas perlu dilakukan bersama-sama agar masyarakat Indonesia dapat memiliki kualitas hidup yang lebih sehat dan produktif dalam menyongsong Generasi Emas Indonesia 2045.