Berdasarkan sejarahnya, profesi dokter di Indonesia pertama kali lahir lewat keputusan Gubernemen No. 22 tentang penyelenggaraan pendidikan kedokteran di Indonesia (Nederlandsch Indie) pada tanggal 2 Januari 1849.
Setelah itu, didirikanlah sekolah pendidikan dokter di Indonesia yang tak lain adalah karena Pemerintah Hindia Belanda saat itu kewalahan melawan wabah malaria.
Sekolah ini kemudian berhasil meluluskan 12 siswa setelah menempuh pendidikan selama dan kemudian diberi gelar “Dokter Djawa”.
Meski bergelar dokter, namun lulusan-lulusan sekolah kedokteran tersebut hanya dipekerjakan sebagai mantri cacar.
Barulah pada 1898, sekolah pendidikan dokter yang sebenarnya didirikan dengan nama STOVIA.
Dari sinilah lahir dokter-dokte pejuang kemerdekaan, dimana salah satunya adalah dr. Sutomo yang bersama Gunawan Mangunkusumo, Cipto Mangunkusumo dan R.T Ario Tirtokusumo mendirikan Boedi Oetomo.
Demikian informasi singkat tentang sejarah Hari Dokter Nasional yang diperingati setiap tanggal 24 Oktober. Selamat Hari Dokter Nasional 2022 bagi seluruh dokter hebat Indonesia!