Elina memperlihatkan studi kasus dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), yakni tentang angka kematian Corona anak 40 persen. Terdapat beberapa gejala yang umum dialami.
"40 persen yang masuk rumah sakit. Jadi bukan total, ya," terangnya.
Namun perlu diperhatikan, apakah anak-anak positif Covid-19 ini yang masuk ke rumah sakit sudah sangat parah. Sebab hal ini bisa terjadi hasil dari rujukan fasilitas kesehatan (faskes) lainnya.
Apabila dilihat dari data situs resmi Covid-19, tingkat kematian anak Covid-19 di Indonesia sebanyak satu persen.
"Satu persen itu kelihatannya tidak banyak, tapi kalau dibandingkan dengan luar negeri nol koma nol sekian persen, anak di Indonesia puluhan kali bisa mati karena Covid-19," katanya.
Akan tetapi dengan diadakannya sekolah tatap muka kembali, bukan berarti langsung menimbulkan klaster baru. Dikembalikan kepada masing-masing daerah bagaimana cara menanggulangi Covid-19.
"Kami ingatkan adalah kalau bapak, ibu memutuskan untuk mengizinkan anak kembali ke sekolah atau setuju dengan pembukaan sekolah, jangan membuka sekolah tanpa mengetahui risiko-risiko ini. Untuk itulah protokol harus dibuat sedemikian ketat," kata Elina.