Selain Lahirkan Bayi Prematur, Ini Risiko Menikah di Usia Muda yang Harus Diwaspadai

Siska Permata Sari
Menikah di usia muda banyak risikonya seperti bayi lahir prematur. (Foto: AFP/Loic Venance)

Tak hanya berpotensi melahirkan bayi stunting dan prematur, wanita yang melahirkan di usia muda juga berisiko terkena gangguan hipertensi selama kehamilan, fistula, anemia, hingga risiko tinggi kematian neonatal.

Oleh sebab itu, kata dia, penting untuk mengunakan mindset generasi milenial dan generasi Z untuk menghindari pernikahan di usia dini. Selain itu juga mengedukasi anak-anak muda terkait persiapan menikah dan mengasuh anak (parenting).

“Jadi yang pertama, secara psikologis harus siap, kemudian kemampuan ekonomi, dan yang berikutnya siap secara biologis. Jika secara biologis sudah siap, maka Insyaallah juga semuanya akan menjadi baik,” katanya.

Editor : Tuty Ocktaviany
Artikel Terkait
6 hari lalu

PDIP Tekankan ASI Kunci Cegah Stunting, Cetak Pemimpin Masa Depan

6 hari lalu

Indonesia Resmi Masuki Era Aging Population, BKKBN Ingatkan Ancaman Sandwich Generation Makin Besar

30 hari lalu

Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah Bisa Tingkatkan Kepercayaan Diri Si Kecil

1 bulan lalu

Moms! 10-42 Hari setelah Melahirkan Disarankan Pakai KB, Ini Tujuannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal