Serangan Jantung Akut Bisa Mematikan, Dokter Ungkap Hal Penting Ini

Mei Sada Sirait
Serangan jantung akut bisa mematikan dan membutuhkan penanganan medis secepat mungkin. (Foto: Ilustrasi AI)

JAKARTA, iNews.id - Serangan jantung akut bisa mematikan dan membutuhkan penanganan medis secepat mungkin. Kondisi ini terjadi ketika aliran darah ke otot jantung terhenti, salah satunya akibat pembuluh darah koroner yang sebelumnya menyempit kemudian tersumbat secara tiba-tiba oleh bekuan darah.

Chairman & Founder Siloam Heart Hospital sekaligus Professor in Interventional Cardiology, Profesor dr Harry Suryapranata, MD, PhD, FESC, FACC, FIHA, menjelaskan prinsip utama dalam menangani serangan jantung akut adalah membuka kembali pembuluh darah yang tersumbat.

Menurut Prof Harry, semakin lama sumbatan dibiarkan, semakin besar risiko yang dapat dialami pasien. Karena itu, penanganan serangan jantung terus berkembang, mulai dari penggunaan obat hingga tindakan untuk membuka pembuluh darah secara langsung.

“Dulu kita punya thrombolytic therapy, yaitu kita kasih blood thinner. Tapi itu ada komplikasinya, yaitu perdarahan,” ujar Prof Harry dalam Media Session Heart Festival 2026 di Jakarta, Sabtu (26/9/2026).

Perkembangan metode penanganan serangan jantung tersebut membawa perubahan terhadap angka kematian pasien di rumah sakit. Prof Harry menyebut sebelum era terapi trombolitik dan balloon angioplasty, angka kematian di rumah sakit pada pasien serangan jantung akut berada di kisaran 20 persen.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
4 jam lalu

Badan Lemas dan Berkeringat Sering Dikira Masuk Angin, Waspadai Gejala Serangan Jantung

2 bulan lalu

Pencuri Apes Kena Serangan Jantung saat Bobol Rumah, Tewas di Lokasi

3 bulan lalu

Temon Meninggal Dunia akibat Serangan Jantung, Waspadai Gejala Nyeri Dada Kiri

3 bulan lalu

Sebelum Meninggal Dunia, Temon Ngeluh Nyeri Dada Kiri Gejala Serangan Jantung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal