Serangan Jantung Akut Bisa Mematikan, Dokter Ungkap Hal Penting Ini

Mei Sada Sirait
Serangan jantung akut bisa mematikan dan membutuhkan penanganan medis secepat mungkin. (Foto: Ilustrasi AI)

Setelah metode membuka pembuluh darah dikembangkan, angka tersebut menurutnya dapat ditekan hingga sekitar 2 persen untuk kematian di rumah sakit.

Prof Harry mengatakan pasien serangan jantung akut yang mengalami penyumbatan total perlu secepatnya dibawa ke cath lab untuk mendapatkan tindakan membuka pembuluh darah.

“Jadi sekarang guideline dari ACC maupun ESC, kalau ada pasien acute heart attack, harus dibawa secepat mungkin ke cath lab untuk dibuka pembuluh darahnya yang totally occluded,” kata Prof Harry.

Namun, akses terhadap fasilitas intervensi jantung masih menjadi tantangan di Indonesia. Kondisi geografis Indonesia yang luas membuat fasilitas cath lab belum tersedia secara merata di seluruh wilayah.

Pemerintah saat ini terus mendorong pengembangan fasilitas cath lab di berbagai daerah. Meski demikian, tantangannya tidak hanya terkait ketersediaan alat, tetapi juga tenaga medis yang memiliki kemampuan melakukan intervensi jantung.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
4 jam lalu

Badan Lemas dan Berkeringat Sering Dikira Masuk Angin, Waspadai Gejala Serangan Jantung

2 bulan lalu

Pencuri Apes Kena Serangan Jantung saat Bobol Rumah, Tewas di Lokasi

3 bulan lalu

Temon Meninggal Dunia akibat Serangan Jantung, Waspadai Gejala Nyeri Dada Kiri

3 bulan lalu

Sebelum Meninggal Dunia, Temon Ngeluh Nyeri Dada Kiri Gejala Serangan Jantung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal