Sering Sembelit atau BAB Berdarah? Waspada Kanker Usus Besar

Muhammad Sukardi
Ilustrasi sakit sembelit. (Foto: Ilustrasi AI)

Orang yang memiliki faktor risiko tertentu, termasuk riwayat keluarga dengan kanker kolorektal, sebaiknya berkonsultasi mengenai waktu dan kebutuhan skrining. Pemeriksaan pada orang tanpa gejala berbeda dengan pemeriksaan diagnostik bagi mereka yang sudah mengalami keluhan.

Berbagai pemeriksaan saluran pencernaan, termasuk kolonoskopi, dapat membantu dokter menilai kondisi usus dan menentukan langkah berikutnya. Pemeriksaan lanjutan dan penanganan dapat disesuaikan dengan kebutuhan pasien, mulai dari terapi medis hingga tindakan bedah jika diperlukan.

Pada akhirnya, sembelit atau BAB berdarah tidak selalu berarti kanker. Namun, keluhan yang menetap, berulang, atau disertai gejala lain sebaiknya tidak dianggap sepele. Mengenali perubahan tubuh dan memeriksakannya sejak dini dapat membantu pasien memperoleh diagnosis serta penanganan yang tepat.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
2 hari lalu

Paus Leo Pulang ke Vatikan usai Operasi Kanker Paru: Kondisi Saya Jauh Lebih Baik

2 hari lalu

Makan Kol Goreng Bisa Picu Kanker? Begini Kata Menkes

4 hari lalu

Rumah Sakit Ini Bakal Jadi Pusat Kanker, Layanan MCU Jadi Langkah Awal

5 hari lalu

Apakah Kanker Paru Adenokarsinoma yang Diidap Paus Leo XIV Mematikan? Ini Penjelasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal