Softlens Hilang di Mata, Jangan Langsung Dicongkel! Begini Cara Mengatasinya

Niko Prayoga
Softlens yang tampak hilang umumnya terlipat atau bergeser dan tersangkut di bawah kelopak mata, terutama bagian atas. (Foto: Ilustrasi AI)

Jika softlens masih belum ditemukan, pengguna sebaiknya tidak terus-menerus mencoba mengambilnya secara paksa. Terlebih jika mata mulai terasa sakit atau memerah.

Bahaya Perlu Diwaspadai

dr Aditya mengatakan kekhawatiran utama pengguna softlens bukanlah lensa yang masuk ke belakang bola mata, melainkan kebiasaan menggunakan lensa kontak terlalu lama, terutama saat tidur.

“Nah, justru yang harus kamu takutkan itu bukan masalah si softlens-nya masuk ke dalam tubuh, tapi softlens yang enggak pernah dilepas bahkan sampai ketika kamu tidur. Jadi masuk 24 jam, dari malam sampai pagi sampai besoknya lagi,” ujar dr Aditya.

Mengutip data Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), dia menyebut tidur menggunakan lensa kontak dapat meningkatkan risiko infeksi mata hingga 6-8 kali lipat.

Risiko tersebut berkaitan dengan berkurangnya pasokan oksigen ke kornea saat mata tertutup. Kornea tidak memiliki pembuluh darah dan salah satu sumber oksigennya berasal dari udara melalui air mata.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
3 bulan lalu

Desta Kena Musibah, Mata Kirinya Nyaris Buta gegara Terhantam Bola Padel

4 bulan lalu

Benarkah LASIK Aman? Dokter Mata Jelaskan Fakta dan Risikonya!

4 bulan lalu

Hati-Hati! Sperma Kena Mata Bisa Sebabkan Gangguan Penglihatan

6 bulan lalu

Aktivis KontraS Andrie Yunus Jalani Operasi Kelima, Penglihatan Mata Kanan Menurun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal