Sufor S-26 Promil Gold pHPro 1 Dipantau BPOM, Kenapa?

Muhammad Sukardi
Sufor ini dipantau BPOM karena terindikasi mengandung racun berbahaya untuk bayi. (Foto: Freepik)

"Namun, hasil pengujian terhadap sampel produk dari 2 bets terdampak menunjukkan toksin cereulide tidak terdeteksi (limit of quantitation/LoQ <0,20 µg/kg)," ungkap laporan BPOM, dikutip Rabu (14/1/2026).

Meskipun demikian, BPOM tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan mengutamakan perlindungan terhadap kesehatan masyarakat, mengingat kerentanan pengguna produk formula tersebut (bayi).

"BPOM telah memerintahkan PT Nestlé Indonesia untuk menghentikan distribusi dan melakukan penghentian sementara importasi produk tersebut," ungkap BPOM. 

Paralel dengan itu, PT Nestle Indonesia telah melakukan penarikan sukarela (voluntary recall) dari peredaran terhadap seluruh produk susu formula bayi dengan bets yang terdampak di bawah pengawasan BPOM.

Hingga penjelasan ini diterbitkan, belum terdapat laporan kejadian sakit yang terkonfirmasi di Indonesia berkaitan dengan konsumsi formula bayi tersebut.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Momen Prabowo Cicip Buah dan Susu sebelum Deklarasi Swasembada Beras di Karawang

57 tahun lalu

Air Putih atau Susu, Mana Lebih Menghidrasi Tubuh?

57 tahun lalu

UNICEF Ingatkan Krisis Obesitas Anak, Susu Kental Manis Jadi Sorotan di Semarang

57 tahun lalu

Denny Sumargo Curhat Putrinya Kuat Nyusu, ASI Saja Tak Cukup sampai Tambah Sufor

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal