JAKARTA, iNews.id - Influenza A (H3N2) Subclade K yang belakangan populer disebut 'Super Flu' telah ditemukan di Indonesia. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat 184 kasus Subclade K sepanjang 2025 hingga minggu ke-36 tahun 2026 yang tersebar di 20 provinsi.
Di tengah temuan tersebut, masyarakat perlu mengenali gejala dari infeksi Super Flu dan mengetahui tanda-tanda ketika infeksi membutuhkan pemeriksaan dokter. Simak informasi selengkapnya.
Secara medis, Subclade K merupakan bagian dari virus influenza A (H3N2), bukan jenis influenza baru yang berdiri sendiri. Karena itu, gejalanya dapat menyerupai influenza musiman pada umumnya.
Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), gejala influenza biasanya muncul secara tiba-tiba. Beberapa gejala yang umum terjadi meliputi demam, batuk yang umumnya kering, sakit kepala, nyeri otot dan sendi, sakit tenggorokan, pilek, serta rasa lelah atau tidak enak badan yang cukup berat. Batuk juga dapat berlangsung selama dua minggu atau lebih.
Berbeda dengan pilek biasa yang cenderung muncul secara bertahap, Super Flu umumnya menimbulkan gejala secara lebih mendadak.