Tangan Kebas hingga Sulit Digerakkan setelah Tidur, Kenali Gejala Saturday Night Palsy

Niko Prayoga
Dokter mengungkapkan Saturday Night Palsy umumnya terjadi ketika saraf radial di lengan mengalami penekanan dalam waktu lama. (Foto: Ilustrasi/AI)

Gangguan pada saraf radial tersebut dapat memunculkan berbagai gejala, mulai dari tangan terasa lemah, sulit digerakkan, hingga mati rasa dan kesemutan yang menjalar dari siku ke punggung tangan.

"Efeknya adalah terjadi blokir saraf sementara, tanpa kerusakan saraf yang permanen. Keluhan yang dapat muncul antara lain, kelemahan pada tangan dan jari-jari dan mati rasa dan kesemutan mulai dari siku hingga punggung tangan," ujarnya.

Meski gejalanya dapat terasa mengkhawatirkan, dr Adam mengatakan sebagian besar kasus Saturday Night Palsy tidak menyebabkan kerusakan saraf permanen. Kondisi tersebut biasanya akan membaik dengan sendirinya setelah tekanan pada saraf hilang dan aliran darah kembali normal.

Namun, dia mengingatkan proses pemulihan dapat berlangsung lebih lama apabila tekanan pada saraf terjadi dalam waktu yang sangat lama atau dengan intensitas yang berat.

"Mayoritas Saturday Night Palsy akan sembuh dengan sendirinya, namun bila tekanannya sangat lama dan/atau berat, pemulihan bisa berjalan lebih lama," katanya.

Sebab itu, menjaga posisi tidur agar tidak memberikan tekanan berkepanjangan pada lengan menjadi salah satu cara sederhana untuk mengurangi risiko terjadinya Saturday Night Palsy. Apabila kelemahan atau mati rasa tidak kunjung membaik, disertai nyeri hebat, atau semakin parah, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
2 bulan lalu

Jangan Langsung Minum Kopi saat Bangun Tidur, Dokter Sarankan Lakukan Ini

2 bulan lalu

Muncul Memar Biru saat Bangun Tidur? Dokter Ingatkan Jangan Langsung Dibalsem atau Diurut

2 bulan lalu

Bangun Tidur Tiba-Tiba Ada Memar Biru? Bukan Dicubit Setan Ini Penyebabnya

2 bulan lalu

Kebiasaan Bangun Kesiangan Lewat Jam 08.00 Pagi Tingkatkan Risiko Kematian

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal