Tanggapan Bappenas soal Dedi Mulyadi Kirim Anak Nakal ke Barak TNI

Muhammad Sukardi
Dedi Mulyadi merealisasikan kebijakan kirim anak nakal Jawa Barat ke barak TNI. (Foto: iNews)

JAKARTA, iNews.id - Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Febrian Alphyanto Ruddyard menanggapi kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang mengirim anak nakal ke barak TNI. Apa katanya?

Menurut Wamen Bappenas Febrian, setiap kepala daerah tahu yang terbaik untuk masyarakatnya. Terlebih setiap daerah itu memiliki kekhasannya sendiri.

"Jadi, saya rasa masing-masing kepala daerah pasti sudah tahu apa yang harus dilakukan sesuai dengan kondisi masyarakat dan wilayahnya," terang Febrian saat ditemui iNews.id di acara Peluncuran Indeks Perkembangan Anak Usia Dini di Kantor Kementerian PPN/Bappenas Jakarta, Rabu (14/5/2025).

Wakil Menteri PPN/Wakil Kepala Bappenas Febrian Alphyanto Ruddyard. (Foto: M Sukardi)

Dia melanjutkan, "Umumnya, kita harus menyiapkan generasi muda sebaik-baiknya, jangan meninggalkan loophole (celah) apa pun itu yang memungkinkan mereka berbuat yang tidak baik."

Penting juga bagi para orang tua agar mengenali potensi terbaik anak-anak mereka. Dengan begitu, generasi mendatang itu dapat memaksimalkan potensinya.

"Jangan meninggalkan loophole apa pun yang membuat kita tidak bisa memaksimalkan potensi mereka," tambahnya.

Sementara itu, menurut Dedi Mulyadi kebijakan kontroversial ini dilaksanakan dengan menempatkan pelajar di barak militer didasarkan pada perubahan perilaku dan gaya hidup pelajar, khususnya di tingkat sekolah menengah pertama dan atas atau setara.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
Buletin
1 hari lalu

Langit Teheran Menghitam Usai Depot Minyak Iran Dihantam Israel, Warga Diminta Tak Keluar Rumah

Buletin
2 hari lalu

Harga Minyak Dunia Meroket, Tembus 100 Dolar AS per Barel!

Buletin
2 hari lalu

Longsor Gunung Sampah Bantargebang Telan Korban Jiwa, Ini Kata Pramono Anung

Buletin
3 hari lalu

Iran Hantam Tel Aviv dengan Rudal, Ledakan Besar Guncang Pusat Kota Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal