“Cuci tangan seperti itu akan jauh lebih efektif. Terutama membersihkan kuman dan virus di sela-sela kuku,” kata dr. Dewiyana dalam talkshow “Pentingnya Iman, Aman, dan Imun untuk Sembuh dari Covid-19” di Media Center Satgas Covid-19 Graha BNPB Jakarta pada Selasa (6/10/2020).
Dalam kesempatan itu, dr. Dewiyana pun menyinggung kebiasaan masyarakat menggunakan masker yang keliru sehingga jauh dari fungsi sebenarnya. Penggunaan masker bukan untuk menutupi dagu atau jenggot, melainkan hidung dan mulut.
Begitu juga saat berbicara, masker tetap digunakan agar droplet yang tak sengaja keluar tidak menyebar karena tertahan masker.
“Pakai masker yang benar menutupi hidung sampai dagu. Kalau pakai di dagu, apa yang ditutupi hanya lambang,” kata dr. Dewiyana. (CM)