Viral Dokter dan Nakes Beri Komentar Sadis ke Pasien BPJS yang Berakhir Meninggal Dunia

Muhammad Sukardi
Pasien BPJS mengeluh sulit dapat kamar rawat inap berujung meninggal dunia, dokter dan nakes malah beri komentar sadis. (Foto: Ilustrasi AI)

Salah satu komentar yang paling disorot berbunyi, “Kalau full mau dipindahkan ke mana? Mau di lantai?” Ada pula komentar lain yang menyebut, “BPJS yang pakai banyak, otomatis yang dirawat juga banyak.”

Namun, komentar yang paling memicu kemarahan publik adalah kalimat, “Kalau mau pindah cepat, noh ruang jenazah selalu kosong.”

Tak hanya itu, beredar pula tangkapan layar komentar lain yang ditulis seorang dokter. Dalam komentarnya, ia menyebut pasien “haven’t some brain cells” atau tidak memiliki sel otak, yang dinilai sebagai bentuk penghinaan terhadap pasien.

Sejumlah tangkapan layar komentar tersebut kemudian menyebar luas di berbagai platform media sosial dan memicu gelombang kritik. 

Banyak warganet mempertanyakan empati tenaga kesehatan terhadap pasien, terutama mengingat profesi dokter dan nakes memiliki kewajiban menjunjung tinggi etika serta menghormati martabat setiap pasien tanpa membedakan latar belakang maupun jenis pembiayaannya.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi yang menyebut meninggalnya Yurizal disebabkan oleh lamanya menunggu ruang rawat inap. Informasi yang telah dikonfirmasi sejauh ini hanya menunjukkan bahwa unggahan mengenai antrean kamar tersebut dibuat sebelum pasien meninggal dunia.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
2 bulan lalu

BPJS Kesehatan Luncurkan Program Nadi JKN, Bayar Iuran Kini Bisa Dicicil

2 bulan lalu

54 Juta Peserta Tak Aktif gegara Nunggak, BPJS Kesehatan Kehilangan Rp2 Triliun Tiap Bulan

2 bulan lalu

BPJS Ketenagakerjaan Buka Suara terkait Video Viral Calon Karyawan Berjalan di Atas Api

2 bulan lalu

Studi UGM: Sakit DBD Bisa Habiskan Biaya hingga Rp5,6 Juta bagi Pasien Tanpa BPJS

2 hari lalu

Kaget! Dokter Gia Ternyata Pernah Jadi Figuran di Sinetron Tukang Ojek Pengkolan RCTI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal