"Dokter OBGYN chat pasien/cewek seperti itu bukan hal sepele. Kalau dalihnya kena hack, tetap laporkan ke IDI dan rumah sakit," tulis akun BINOFF****.
Kekhawatiran juga disampaikan warganet perempuan yang mengaku menjadi semakin waspada terhadap potensi pelecehan ketika berinteraksi dengan tenaga kesehatan.
"Aku orangnya percayaan sama dokter dan nakes, kalau kayak gini kelakuan orang-orangnya walaupun terdidik, gimana aku bisa mencegah diriku gak kena pelecehan di dunia nyata, mana aku perempuan pula," tulis akun wanda**.
Sementara itu, akun recover*** mempertanyakan bukti yang dapat menunjukkan bahwa sebuah akun benar-benar telah diretas.
"Gampang banget orang berdalih bahwa akunnya di-hacked ketika dia ketahuan melakukan kejahatan pada akun lain? Ada jejaknya gak misal di email atau apa gitu bahwa ada seseorang yang ambil alih, kelihatan dari lokasi dan lain-lain. Gilaak sih," tulisnya.