Pada anak dengan penyakit ginjal kronik tahap akhir, gangguan fungsi ginjal dapat menurunkan kadar vitamin D aktif dan mengurangi penyerapan kalsium di usus. Kadar fosfat juga dapat meningkat dan memengaruhi hormon paratiroid yang berperan dalam pengaturan mineral tulang.
“Yang keempat adalah gangguan mineral tulang dan juga pertumbuhan pada anak. Yang ternyata ginjal ini juga berfungsi untuk metabolisme vitamin D, sehingga apabila ini terganggu, maka nanti kadar vitamin D aktifnya akan menurun, penyerapan kalsium di usus akan menurun, belum lagi pada anak dengan penyakit ginjal tahap akhir fosfatnya juga naik, nanti berpengaruh ke hormon paratiroid,” ungkapnya.
Menurutnya, gangguan tersebut dapat menurunkan kepadatan tulang dan menghambat pertumbuhan anak.
“Kompleks mekanismenya ya, tapi nanti akan menyebabkan tulang anak itu bermasalah, jadi kepadatannya itu akan menurun dan juga dapat menyebabkan perawakan pendek pada anak dengan penyakit ginjal kronik tahap akhir,” tambah dr. Reza.
5. Gangguan Jantung atau Kardiomiopati Dilatasi
Komplikasi kelima yang perlu diwaspadai adalah gangguan jantung, termasuk kardiomiopati dilatasi. Kondisi ini ditandai dengan pelebaran ruang jantung dan melemahnya kemampuan otot jantung untuk memompa darah.