- Dehidrasi akibat kurang minum selama perjalanan
- Kurang tidur karena perjalanan panjang
- Stres fisik dan mental
- Konsumsi makanan tinggi garam dan lemak
- Terlambat atau terlewat minum obat bagi penderita penyakit kronis
Kondisi tersebut dapat memicu gangguan aliran darah ke otak, yang menjadi penyebab utama stroke, meskipun dalam bentuk ringan.
Selain itu, keterbatasan akses layanan kesehatan di jalur mudik memperbesar risiko keterlambatan penanganan. Padahal, penanganan cepat sangat menentukan pemulihan pasien stroke.
Stroke ringan atau transient ischemic attack (TIA) sering tidak disadari karena gejalanya hanya berlangsung singkat. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain:
- Wajah tiba-tiba terasa kebas atau menurun sebelah
- Kesulitan bicara atau bicara pelo
- Kelemahan pada tangan atau kaki
- Pusing mendadak
"Karena gejalanya ringan dan sementara, banyak orang mengabaikannya. Padahal ini bisa jadi peringatan sebelum stroke yang lebih berat," jelasnya.